facebook old newspapertwitter old newspaperCopyrighted.com Registered & Protected 
PGFK-LJGA-DDM9-GBHU

Monday, January 15, 2018

Larangan Bersenggama Ketika Isteri Lagi Haid Dalam Al-Qur'an

Memang benar bahwa setiap orang yang sudah resmi menikah memiliki kebebasan untuk bersenggama / berhubungan badan dengan pasangannya masing-masing. Namun di dalam Al-Qur’an terdapat masa dimana kita dilarang untuk melakukan hubungan seks, yakni ketika isteri sedang / lagi haid, nifas dan hamil. Dalam al-Qur’an telah dilarang bersetubuh dengan istri yang sedang haid, bukanlah sekedar larangan, Allah melarang hal tersebut karena banyak sekali akibat yang akan terjadi kepada umat, terutama pada faktor kesehatan fisik dan mentalnya.

Dalam al-Qur’an telah dilarang bersetubuh dengan istri yang sedang haid, bukanlah sekedar larangan, Allah melarang hal tersebut karena banyak sekali akibat yang akan terjadi kepada umat, terutama pada faktor kesehatan fisik dan mentalnya.

Larangan bersenggama / berhubungan badan (seks) terdapat dalam Al-Qur’an Surat 222 yang artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah suatu kotoran". oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka telah Suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”.

Sebab nuzulnya ayat di atas adalah zaman dahulu orang-orang Yahudi tidak mau makan dan minum bersama-sama serta mencampuri istrinya yang sedang haid (menstruasi). bahkan mereka mengasingkan diri dari rumah itu mereka apabila dalam rumah itu ada seorang wanita yang haid. Keadaan yang seperti ini mendorong para sahabat Nabi SAW untuk mengajukan pertanyaan kepada belliau . sebagai jawabannya Allah SWT menurunkan ayat ke 222 yang memberikan penjelasan yang sejelas- jelasnya kepada mereka. Bersamaan dengan itu Rasulullah SAW bersabda: “Berbuatlah apa saja yang pantas dilakukan oleh sepasang suami istri kecuali bersetubuh.” (HR. Muslim dan Tirmidzi dari Anas. Dalam hadis riwayat Barudi dari Ibnu Ishak dari Muhammad bin Abi Muhammad dari Ikrimah dari Ibnu Abbas diterangkan bahwa yang bertanya adalah Tsabit bin Dahdah. Sedangkan menurut riwayat Ibnu Jarir dari Suddi diterangkan seperti itu juga).

Ayat ini turun berdasarkan seperti yang telah dijelaskan pada sebab nuzul di atas. Pada masa itu mereka bertanya kepada Nabi tentang haid, sebagaimana pertanyaan para sahabat kepada Rasullullah di Madinah, mereka bertanya bagaimana cara yang mesti dilakukan terhadap isteri yang sedang haid (menstruasi), karena pada saat itu kondisi kaum muslimin berdekatan dengan orang Yahudi. Dimana orang Yahudi memperlakukan atau beranggapan bahwa sesuatu yang disentuh oleh isteri mereka yang sedang haid adalah najis, dari itu maka mereka menjauh dari isteri- isterinya ketika haid.

Bahkan ayat ini menjawab serta menjelaskan bagaimana cara bersikap atau bergaul dengan isteri yang sedang haid. Dan haid tersebut merupakan suatu gangguan terhadap fisik maupun psikis wanita. Secara fisik dengan keluarnya darah yang segar, mengakibatkan gangguan terhadap jasmani karena saat itu terjadi kontraksi pada rahim, dan juga mengakibatkan nafsu seksual pada wanita sangat menurun, bahkan seringkali wanita tidak dapat mengontrol emosinya. Selain itu dengan datangnya haid, sel telur yang ada di indung telur keluar bersama darah dan belum ada gantinya, sampai beberapa lama setelah wanita suci, sehingga pembuahan yang merupakan tujuan utama dari hubungan seks tidak mungkin terjadi pada masa haid.

Dan yang dimaksud dengan janganlah kamu mendekati mereka sebelum mereka suci. Kata jangan mendekati bukan berarti jangan melakukan,akan tetapi kata mendekati yang dimaksud disini adalah mendekati tempat yang dapat menimbulkan terjadinya hubungan seks yang berbuah, namun jika hanya berciuman itu tidak dilarang, karena hal tersebut tidak najis. Dalam hadis Nabi menjelaskan bahwa yang diharamkan ialah menyetubuhinya saja. Seperti yang telah dipahami oleh orang Yahudi, dan setelah turunnya ayat ini, lalu Rasulullah bersabda:
“Lakukanlah apa saja, kecuali bersetubuh” (HR. Ahmad, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dari Hakim bin Hizam dari pamannya menerangkan bahwa ia bertanya kepada Rasulullah: “apa yang wajib untuk kuperbuat dengan istriku ketika ia haidh?”. Maka jawabnya:
“untukmu semua yang ada diatas kain”. Yakni semua yang ada diatas pusat, boleh.
Dalam ayat ini dijelaskan sebab larangan, kemudian diikuti dengan hukum, yaitu larangan agar hal ini dapat diterima dan diketahui, bahwa hukum-hukum agama ditetapkan semata-mata demi menciptakan kemaslahatan dan bukan sekedar bersifat ibadah, seperti anggapan orang yahudi.

Apabila mereka telah suci maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu, tempat yang diperintahkan Allah tersebut adalah tempat menanam benih (vagina), dan bukan pada tempat yang lainnya. Jadi tujuannya bukan semata-mata melepaskan syahwat, melainkan untuk mengembangkan kehidupan dan mencari apa yang ditetapkan Allah.

Jika ditinjau dari ilmu kedokteran, persenggamaan dengan isteri selama haid dapat menyebabkan gangguan dan bahaya terhadap pria maupun wanita. Para dokter mengungkapkan bahwa bersenggama dimasa haid menimbulkan macam-macam bahaya, diantaranya adalah:
  • Sakit pada alat-alat peranakan perempuan, dan bahkan dapat menimbulkan radang rahim pada indung telur, sehingga sangat membahayakan kesehatannya. Serta dapat mengakibatkan kerusakan pada indung telur dan bahkan bisa menyebabkan kemandulan.
  • Masuknya elemen haid kedalam alat fital pria akan menyebabkan kencing nanah, yang apabila telah menjalar kebuah zakar maka akan menimbulkan gangguan yang menyakitkan sehingga mengakibatkan kemandulan pada pria. Bahkan bersenggama / berhubungan badan (seks) pada saat isteri lagi haid, bisa menjadi penyebab terjadinya penyakit sifilis.
Dalam buku berjudulPeraturan-Peraturan Untuk Memelihara Kesehatan Dalam Hukum Islam” yang ditulis oleh Dr. Med Ahmad Ramali, dituliskan bahwa: Buat kaum pria, bersenggama dengan wanita yang sedang haid seringkali mendatangkan kerusakan, sebab didalam vagina wanita haid terdapat zat-zat yang menimbulkan terjadinya Irritatieve Balonitidi (radang kuluf terangsang) pada glans penis dan preputium. Selain itu juga akan terjadi infeksi gonore, apabila sebelumnya pria atau wanita pernah mengalami kencing nanah, ada gonocucus dalam genetalio wanita karena lemah, hilang verulensinya. Dalam darah pria itu coccusneisar yang terdapat verulent (bersifat membangkitkan penyakit) kembali dan karena itu bisa menyebabkan penyakit, sehingga ada kemungkinan pula dari darah yang ada pada pria itu masuk kedalam uretra (saluran kandungan kencing) pada laki-laki, dan dapat pula menyebabkan penyakit Urithritis (radang saluran kandung kencing) yang terjadi tiba-tiba pada pria.

Sedangkan kondisi pada wanita, disamping adanya faktor fisik dan keadaan jiwa yang kadang tergoncang selama haid, wanita juga kadang mengalami:
  • Terjadinya perasaan kurang enak badan, yang dapat dirasakan oleh wanita selama haid.
  • Karena terjadinya congestio (darah yang mengalir secara berlebihan) genetalia menyebabkan hasrat bersenggama bertambah, tapi sebaiknya karena selama haid genetalia peka maka wanita jadi segan untuk melakukan senggama. Dan apabila syahwat dibangkitkan dengan desakan darah, pada bagian-bagian dalam dari genetalia tersebut akan banyak mengandung darah, sehingga pada sebagian wanita akan mengeluarkan darah lebih banyak lagi.
Mungkin saja karena desakan dari darah yang banyak ini kadang-kadang disekitar bagian perut terasa sakit. Apabila selama haid dinding vulva dan vagina mendapatkan gesekan, maka akan menyebabkan luka atau infeksi. Inveksi tersebut bisa bertambah besar di waktu haid, dikarenakan turunnya daya tahan tubuh pada wanita. Dan karena kondisi yang demikian kebanyakan virus atau kuman penyakit ini mendapatkan tempat hidup yang sangat baik sekali di dalam darah haid, sehingga virus dan kuman itu bertambah banyak dan verulesinya. Bahaya itu bisa saja datang dari kuman penyakit yang berada dalam genetalis wanita, atau mungkin juga kuman penyakit tersebut berasal dari luar yang masuk pada saat berhubungan badan.

Thursday, January 11, 2018

Mengatasi Hormon Testosteron Rendah Dengan Vitaplas Herbal

Cara praktis mengatasi kadar hormon testosteron rendah adalah dengan mengonsumsi Vitaplas, yakni obat herbal tanpa zat kimia dan tanpa efek samping. Mengtasi hormon testoren rendah dengan Vitaplas herbal banyak dilakukan orang kerena selain praktis, produk ini juga terdaftar resmi pada BPOM RI. Hormon testosteron identik dengan hormon laki-laki, dimana hormon testosteron tersebut sangat berpengaruh terhadap libido, pembentukan otot, ketahanan tingkat energi, dan perubahan perubahan karakteristik seks sekunder pada pria. Testosteron adalah hormon seks utama pada pria yang produksi utamanya terdapat di testis. Produksi hormon testosteron umumnya akan meningkat disaat pria sudah beranjak remaja. Setelah menjadi pria dewasa (sekitar usia 30 tahunan), produksi hormon testosteron mengalami penurunan. Walaupun pada umumnya pria memiliki jumlah hormon testosteron yang lebih dari cukup, namun sering juga seseorang pria mengalami kondisi tidak normalnya produksi hormon testosteron yang dihasilkan (Testosteron Rendah). Testosteron Rendah atau Low Testosteron biasa disingkat Low T.

Vitaplas herbal sangat efektif untuk mengatasi masalah gangguan fungsi seksual pria termasuk mengatasi hormon Testosteron Rendah.

Terjadinya penurunan kadar hormon testosteron sebenarnya merupakan proses alamiah yang sejalan dengan penuaan usia pada pria. Faktor lain yang bisa menjadi penyebab menurunnya jumlah testosteron adalah terjadinya infeksi pada testis, sirosis hati, sindrom klinefelfer, gagal ginjal kronis, serta banyak mengonsumsi alkohol. Kadar hormon Testosteron dalam tubuh pria dikategorikan normal apabila jumlahnya berada pada kisaran 300 hingga 1.000 nanogram per desiliter (300 ng/dL - 1.000 ng/dL), dengan jumlah rata-rata 679 ng/dL. Sehubungan dengan Testosteron Rendah, jika seorang pria mengalaminya maka salah satu akibat yang bisa ditimbulkan adalah menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi. Testosteron Rendah juga bisa menyebabkan perubahan suasana hati pada pria, seperti kurang termotivasi hingga timbulnya rasa sedih. Pria yang menderita testosteron rendah akan mengalami berbagai gejala yang erat hubungan nya dengan fungsi seksual seperti: berkurangnya frekwensi ereksi spontan pada saat tidur, berkurangnya nafsu seksual, dan ketidaksuburan. Baca juga: Mengenal Kapan Saatnya Masa Subur Seorang Pria Dewasa.

Kadar Terstosteron Rendah kemungkinan juga bisa terjadi pada pria yang mengalami Hipogonadisme. Istilah ini digunakan untuk menjelaskan kondisi pada saat tubuh tidak mampu memproduksi jumlah normal testosteron. Hipogonadisme kemungkinan bisa ada dalam tubuh seorang pria sejak ia lahir, atau bisa juga mulai berkembang akibat adanya cedera atau infeksi dalam tubuh. Gejala hipogonadisme muncul pada bayi dengan alat kelamin ganda, atau bayi pria dengan alat kelamin tertinggal. Pada pria usia pubertas, gejala yang dimunculkan seperti kurangnya pertumbuhan otot-otot pada tubuh, tidak memiliki suara yang berat dan dalam, kurang tubuhnya bulu pada wajah dan tubuh, dan lambatnya peningkatan ukuran penis dan testikel. Pada pria dewasa gejala hipogonadisme muncul dalam bentuk dorongan seksual yang rendah, disfungsi ereksi, dan jarangnya bulu yang tumbuh di wajah atau pun di tubuh. Selain-itu, gejala hipogonadisme terkadang juga ditandai dengan kelelahan, serta penurunan gairah seks. Dengan demikian, adalah hal penting bagi pria untuk mengetahui kadar testosteron dalam tubuhnya demi terjaganya kesehatan tubuh dan kesehatan reproduksinya.

Untuk meningkatkan jumlah atau kadar testosteron yang mengalami penurunan pada pria bisa dilakukan dengan menerapkan pola makan dan kebiasaan hidup sehat. Hindari mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Perhatikan waktu istirahat Anda, karena tidur yang cukup akan menghindarkan dari terjadinya penurunan testosteron. Menghindarkan diri dari stres juga akan membantu untuk meningkatkan produksi testosteron. Konsumsilah makanan yang mengandung vitamin D, tuna, susu rendah lemak dengan kandungan vitamin D, kuning telur, tiram, kerang-kerangan, daging sapi, dan kacang. Jangan lupa rajin berolahraga karena dengan melakukan olahraga maka otak akan mengirim sinyal untuk memproduksi hormon testosteron yang lebih. Satu lagi cara praktis yang bisa Anda gunakan adalah dengan cara mengonsumsi Vitaplas. Vitaplas – Herbal Untuk Meningkatkan Stamina Pria diproduksi melalui proses ekstraksi dengan menggunakan mesin modern berteknologi tinggi. Vitaplas herbal sangat efektif untuk mengatasi masalah gangguan fungsi seksual pria termasuk mengatasi hormon Testosteron Rendah. Vitaplas merupakan obat herbal yang memiliki efek aprosidiak untuk meningkatkan vitalitas pria karena mengandung zat spilanthol, eurikomanon, hidroquinone, dan squalena.

Monday, January 8, 2018

Mengenal Kapan Saatnya Masa Subur Seorang Pria Dewasa

Masa subur seorang pria dewasa adalah suatu masa dimana kualitas sperma dalam kondisi terbaik dan memiliki kemungkinan besar untuk membuahi sel telur. Mengenal kapan saatnya masa subur pria tentu merupakan hal penting untuk diketahui, utamanya Anda yang sudah resmi menjalin ikatan suami isteri. Bukan hanya wanita yang memiliki masa subur, akan tetapi pria pun tentu memiliki masa subur. Untuk diketahui, masa subur seorang pria dewasa tidak memiliki siklus bulanan sebagaimana halnya dengan masa subur wanita. Masa subur pria ternyata terjadi setiap pagi hari atau terutama pada saat musim dingin. Dengan mengenal saat masa subur seorang pria dewasa, maka utamanya bagi pasangan suami isteri tentu bisa merencanakan kapan saat yang tepat untuk mendapatkan kehamilan. Begitu pun sebaliknya, mereka juga bisa mengenal kapan saat yang tepat untuk mencegah terjadinya kehamilan.

Mengenal kapan saatnya masa subur pria tentu merupakan hal penting untuk diketahui, terlebih lagi bagi Anda yang baru saja menjalin ikatan sebagai pasangan suami isteri yang sah.

Bagi wanita, pada umumnya kita dapat menggunakan berbagai cara atau metode untuk mengenal / mengetahui kapan masa subur mereka tiba. Akan tetapi bagi pria, masa subur tersebut terjadi pada waktu pagi dan musim dingin. Pagi hari dan musim dingin, umumnya pria memiliki sperma dengan jumlah yang banyak. Ingat, faktor perubahan waktu dan musim akan sangat berpengaruh terhadap jumlah sperma seorang pria dewasa. Kenapa jumlah sperma seorang pria dewasa jumlahnya lebih banyak pada saat musim dingin dibandingkan dengan musim panas? Hal ini terjadi karena pada saat suhu dingin, produksi sperma juga meningkat. Pada pagi hari suhu udara pada umumnya juga lebih dingin, sehingga bisa dipastikan pria memiliki jumlah sperma yang lebih banyak. Pada saat musim panas atau siang hari dengan suhu yang meningkat, ternyata juga mempengaruhi kualitas sperma.

Organ pria sangat sensitif terhadap perubahan suhu, dan pada saat suhu panas akan menyebabkan kehidupan sperma yang lebih pendek. Hal lain yang juga perlu untuk anda ketahui terkait dengan masa subur pria adalah, bahwa ternyata masa subur pria terjadi pada hari ke 3 sampai dengan hari ke 7 setelah sperma keluar dari organ reproduksi. Menjaga kesuburan alat reproduksi tentu harus dilakukan dengan sebaik mungkin, khususnya bagi pasangan suami isteri yang ingin mempunyai atau sedang dalam program untuk memiliki anak. Diantaranya adalah jangan merokok, menjaga suhu normal alat kelamin dan menerapkan pola hidup sehat, serta sebaiknya melakukan hubungan suami isteri pada saat pagi hari (ketika suhu dingin). Pastikan waktu istirahat anda cukup, karena rasa mengantuk bisa mengurangi semangat dalam melakukan hubungan suami isteri. Pilihan waktu yang terbaik untuk melakukan hubungan suami isteri bagi pasangan yang ingin mempunyai anak adalah pukul 04:00 hingga pukul 07:00 pagi hari.

Untuk pria yang sedang memiliki masalah dengan vitalitas, salah satu cara praktis yang bisa anda gunakan yakni menggunakan VITAPLAS. Informasi tentang produk ini juga telah dipublikasikan melalui artikel Vitaplas – Herbal Untuk Meningkatkan Stamina Pria, beberapa hari lalu. Vitaplas merupakan produk herbal masa kini, yang diproduksi melalui proses ekstraksi melalui mesin-mesin modern berteknologi tinggi. Vitaplas adalah produk yang mampu meningkatkan kesehatan reproduksi, terutama vitalitas dan stamina seksual pria. Kandungan zat spilanthol, eurikomanon, hidroquinone, serta squalena yang terkandung pada produk Vitaplas terbukti sangat efektif dan aman untuk meningkatkan vitalitas pria. Zat aktif Vitaplas memiliki efek aprosidiak untuk meningkatkan vitalitas, meningkatkan libido, efek androgenik (merangsang ereksi), memacu semangat, merangsang semangat, dan melancarkan transfer oksigen dalam darah.

Vitaplas terbuat dari tanaman obat yang memiliki banyak khasiat sehingga bebas unsur kimia dan tidak ada efek samping. Penggunaannya sangat efektif untuk meningkatkan vitalitas pria karena diramu dari bahan-bahan tanaman alami yang bebas unsur kimia tanpa ada efek samping bila dikonsumsi. Ramuan herbal tanpa efek samping untuk membantu memelihara stamina pria ini diproduksi dengan standar GMP (Good Manufacturing Practices). Vitaplas dikenal sebagai ramuan herbal tanpa efek samping untuk membantu memelihara stamina pria, serta membantu memperbaiki metabolisme tubuh serta meningkatkan kinerja hormon seksual dari dalam se-cara alami. Standar produksi yang terjaga serta pengawasan mutu produk mampu menjamin kualitas, khasiat, serta keamanan produk untuk anda konsumsi. Anda seorang pria? Setelah Mengenal Kapan Saatnya Masa Subur Seorang Pria Dewasa, sebaiknya juga mengonsumsi Vitaplas untuk meningkatkan stamina dan vitalitas Anda. Vitaplas yang dijual dengan harga Rp. 235.000,- ini, bisa Anda beli dan dapatkan se-cara ONLINE DISINI.

Monday, January 1, 2018

Pemahaman Tentang Rumah Idaman Yang Tidak Melanggar Syari’at

Pentingnya pemahaman seorang muslim tentang bagaimana membangun rumah idaman yang tidak melanggar syari’at, tentu merupakan hal yang wajib diamalkan. Rumah digunakan sebagai tempat untuk berlindung / bernaung dari pengaruh keadaan alam sekitarnya ( Hujan, Matahari, dan lain sebagainya ), Serta merupakan tempat untuk beristirahat. Rumah sangat erat kaitannya dengan kehidupan. Dengan ada-nya rumah, seorang muslim bisa membangun keluarga yang mereka idam-idamkan. Rumah adalah madrasah dan tempat ibadah. Rumah juga penutup aurat. Bahkan tidak jarang orang mencari nafkah dengan bekerja di rumahnya. Memiliki sebuah rumah adalah salah satu nikmat Allah yang tentu akan bertambah indah jika rumah tersebut tidak melanggar agama dari sisi penataannya.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa diterapkan dalam menghias / menata rumah, sehingga bisa menjadi rumah idaman yang tidak melanggar syari’at

Allah memberi nikmat kepada para hamba-Nya berupa rumah yang berfungsi untuk memberikan ketenangan bagi mereka. Mereka bisa berteduh (dari panas dan hujan) dan berlindung (dari segala macam bahaya) di dalamnya. Juga bisa mendapatkan sekian banyak manfaat lainnya.

Allah berfirman:

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا
Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal.. (QS al-Nahl [16]: 80)
Maka diperbolehkan bagi siapa saja untuk membangun rumah asalkan bukan untuk disombong-sombongkan, melainkan karena kebutuhan. Seorang muslim boleh memperbagus rumahnya dengan dicat, dibentuk indah, dan sebagainya.

Allah berfirman:

قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللَّهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ قُلْ هِيَ لِلَّذِينَ آمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا خَالِصَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَذَلِكَ نُفَصِّلُ الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di Hari Kiamat." Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. (QS al-A'raf [7]: 32)
Namun perlu untuk selalu diingat, bahwa agama Islam tidak membolehkan sikap yang berlebih-lebihan, boros, dan menghambur-hamburkan. Dengan demikian, tidak pantas bagi seorang muslim untuk boros dan menghamburkan harta dalam menghias rumahnya, hingga terlihat rumahnya bagaikan istana patung yang mengerikan. Apa dan bagaimana cara seorang muslim dalam menata rumah yang mereka tinggali agar kelihatan indah dan menyenangkan sesuai dengan aturan syar'i?

Rumah yang paling indah adalah rumah yang selalu dipakai untuk ibadah, menegakkan salat di dalamnya, dan selalu terdengar lantunan ayat al-Qur'an. Inilah rumah idaman seorang muslim, rumah yang bisa memberi ketenangan dan kedamaian, membuat penghuninya semakin betah di rumah.

Rasulullah bersabda:

َثَلُ الْبَيْتِ الَّذِي يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ وَالْبَيْتِ الَّذِي لَا يُذْكَرُ اللَّهُ فِيهِ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
"Permisalan rumah yang dibaca dzikrullah di dalamnya dan rumah yang tidak dibacakan dzikrullah seperti permisalan orang yang hidup dan mati." (HR Muslim: 1859)
Berikut ini ada beberapa cara yang bisa diterapkan dalam menghias / menata rumah, sehingga bisa menjadi rumah idaman yang tidak melanggar syari’at:
  • Boleh menutupi lantai dengan alas tikar, karpet, permadani, dan lainnya sesuai dengan kebutuhan. Syaratnya, alas lantai tersebut tidak terbuat dari sutra dan emas. Dari Jabir ibn Abdillah bahwasanya Rasulullah bersabda:

هَلْ لَكُمْ مِنْ أَنْمَاطٍ قُلْتُ وَأَنَّى يَكُونُ لَنَا الْأَنْمَاطُ قَالَ أَمَا إِنَّهُ سَيَكُونُ لَكُمْ الْأَنْمَاطُ فَأَنَا أَقُولُ لَهَا يَعْنِي امْرَأَتَهُ أَخِّرِي عَنِّي أَنْمَاطَكِ فَتَقُولُ أَلَمْ يَقُلْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا سَتَكُونُ لَكُمْ الْأَنْمَاطُ فَأَدَعُهَا

"Apakah kalian punya anmat?" Jabir menjawab, "Dari mana kami bisa punya anmat?" "Sesungguhnya kalian nanti akan punya anmat." Jabir berkata, "Kemudian aku berkata kepada istriku, 'Singkirkan anmat milikmu.' Istriku menjawab, 'Bukankah Rasulullah tadi bilang, sesungguhnya kalian nanti akan punya anmat, maka aku biarkan anmat itu tetap terhampar.'" (HR al-Bukhari: 3631, Muslim: 2083)
Al-Imam Muslim berkata, "Bab bolehnya mengambil anmat (sejenis alas lantai)."

Inilah dalil bolehnya alas lantai. Asalkan tidak terbuat dari sutra atau emas. Dan sebagian ulama juga menjelaskan tidak bolehnya menjadikan kulit binatang buas sebagai alas lantai, selimut, sarung bantal, dan sebagainya.

Dari Abu al-Malih ibn Usamah dari bapaknya dia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ لُبْسِ جُلُودِ الـسِّبَاعِ وَالرُّكُوْبِ عَلَيْهَا
"Rasulullah melarang dari memakai kulit binatang buas dan mengendarai binatang buas."
  • Syariat ini membolehkan agar Ka'bah ditutupi dengan kain sebagai bentuk pengagungan terhadapnya. Dan hal ini tidak dibolehkan pada dinding yang lain, baik tujuannya untuk perhiasan atau lainnya. Rasulullah bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَـمْ يَأْمُرْنَا أَنْ نَكْسُوَ الْحِجَارَةَ وَالطِّينَ

"Sesungguhnya Allah tidak memerintahkan kepada kita untuk menutupi batu dan tanah." (HR Muslim: 2107)
Al-Imam al-Nawawi berkata, "Hadits ini tidak menunjukkan haram, karena lafaznya hanya Allah tidak memerintahkan kepada kita'; lafaz semacam ini tidak menunjukkan wajib atau sunah dan juga tidak menunjukkan haram. Hadits ini hanya menunjukkan makruh menutupi dinding dan selainnya dengan penutup."
Terlepas dari perselisihan ulama dalam masalah ini, alangkah baiknya bagi seorang muslim untuk tidak menghiasi dinding rumahnya dengan penutup berupa kain, wallpaper, dan selainnya kecuali karena ada kebutuhan seperti untuk menolak panas, dingin, atau menutupi karena ada yang rusak dari dindingnya. Allahu A'lam.
  • Dewasa ini sebagian rumah kaum muslimin telah diberi bel. Bahkan bel tersebut sudah dimodifikasi dengan suara 'Assalamu'alaikum'. Hukum asal menggunakan bel semacam ini dibolehkan selama tidak menggantikan syariat mengucapkan salam sebelum bertamu. Yang tidak boleh adalah menggunakan bel yang bermusik atau bel lonceng yang menyerupai agama nonmuslim. Rasulullah bersabda:

لَا تَصْحَبُ الْمَلَائِكَةُ رُفْقَةً فِيهَا كَلْبٌ وَلَا جَرَسٌ

"Malaikat tidak akan masuk rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan lonceng." (HR Muslim: 2113)
Hadits ini menunjukkan dibencinya bahkan haram menggunakan bel, lonceng yang menimbulkan suara yang mungkar seperti musik. Cukuplah suara bel ini dengan suara yang ringan tidak bermusik. Allahu A'lam.
  • Syariat Islam mengharamkan bagi seluruh kaum lelaki dan wanita makan dan minum dari bejana yang terbuat dari emas dan perak. Rasulullah bersabda:

لَا تَلْبَسُوا الْحَرِيرَ وَلَا الدِّيبَاجَ وَلَا تَشْرَبُوا فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَا تَأْكُلُوا فِي صِحَافِهَا فَإِنَّهَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا وَلَنَا فِي الْآخِرَةِ

“Janganlah kalian memakai sutra, dan janganlah kalian minum dari bejana yang terbuat dari emas dan perak dan jangan pula makan darinya. Karena sesungguhnya hal itu untuk mereka (orang kafir) di dunia dan untuk kita di akherat.” (HR al-Bukhari: 5426, Muslim: 2067)
Hadits ini sangat jelas menunjukkan haramnya makan dan minum dari bejana (seperti piring, gelas, dan lainnya) yang terbuat dari emas dan perak. Hadits ini berlaku untuk lelaki dan wanita.
  • Telah menjadi keharusan bagi seorang muslim untuk tidak menghiasi rumahnya dengan patung-patung atau gambar makhluk yang bernyawa, karena Rasulullah bersabda:

لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةُ

"Malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat anjing dan gambar." (HR al-Bukhari: 3322, Muslim: 2106)
Apabila gambar yang bernyawa saja dilarang apalagi patung! Apa pun alasannya, haram bagi seorang muslim memajang patung.

Syaikh Muhammad ibn Shalih al-'Utsaimin mengatakan, "Pendapat yang mengatakan haramnya menggambar dengan kamera adalah lebih berhati-hati. Dan pendapat yang mengatakan bolehnya adalah lebih sesuai dengan kaidah. Akan tetapi, pendapat yang membolehkan, disyaratkan apabila tidak mengandung perkara yang haram. Apabila mengandung perkara yang haram seperti memotret wanita ajnabi, atau memotret orang untuk digantung di kamar sebagai kenang-kenangan atau disimpan dalam album untuk dilihat dan dikenang, maka hal itu adalah haram karena mengambil gambar, foto, dan memanfaatkannya dalam perkara yang bukan hina atau rendah, adalah haram menurut pendapat kebanyakan ahli ilmu, sebagaimana sunah sahihah telah menunjukkan akan hal itu." (Ustadz Abu Aniisah Syahrul Fatwa bin Lukman)

Follow me on Blogarama